Minggu, 27 Maret 2011

Atasi Ketinggalan, Orlando Kalahkan Miami


Orlando Magic secara mengejutkan mengalahkan tuan rumah Miami Heat 99-96 dalam lanjutan kompetisi basket NBA, Jumat (4/3). Orlando tampil sebagai pemenang ketika berhasil membalikkan keadaan saat tertinggal dengan selisih 24 angka.
Kebangkitan Orlando terjadi di kuarter keempat dengan mencetak 18 angka secara beruntun dan berhasil mempertahankan keunggulan sampai detik-detik terakhir. Stan Van Gundy pelatih Orlando mengakui bahwa ia sendiri sulit untuk mempercayai kemenangan tersebut.
"Bahkan sampai enam menit babak pertama, kami masih keteteran dan tidak berkutik. Kami tidak tahu bagaimana cara menghentikan mereka. Ini benar-benar kebangkitan yang luar biasa dan menjadi salah satu pertandingan yang akan selalu saya ingat sampai 10 tahun mendatang," kata Van Gundy.
Dalam pertandingan tersebut, Orlando mencetak 48 angka dari lemparan tiga angka dan Jason Richardson tampil sebagai topskor dengan menyumbang 24 angka. Sedangkan duet LeBron James dan Dwyane Wade, masing-masing menyumbang 29 dan 28 angka untuk tuan rumah Miami.
Pelatih Miami Erik Spoelstra mengakui bahwa mereka menemui kesulitan menghentikan gempuran lawan meski sudah berusaha sekuat tenaga. "Kami sudah berusaha keras, tapi keadaan justru berbalik," kata Spoelstra.(IAN/Ant)

Bulls Lanjutkan Tren Positif

Pemain Chicago Bulls Kurt Thomas menjaga pemain Washington Wizards. Foto: Daylife
Pemain Chicago Bulls Kurt Thomas menjaga pemain Washington Wizards. Foto: Daylife
CHICAGO – Chicago Bulls kembali meraih hasil positif di kompetisi Basket NBA. Bertanding di United Center, Bulls menumbangkan Washington Wizards. Pertandingan tersebut berjalan dengan ketat sejak kuarter pertama. Akhirnya, Bulls menang dengan skor telak 98-79, serta menjadikan kemenangan tujuh kali secara berturutan pada musim ini. Disitat dari Yahoosports, Rabu (16/3/2011), Bulls tidak lepas dari peran besar Derrick Rose. Sang bintang muda mengumumlkan 23 poin, sekaligus mencatatkan diri sebagai pencetak skor terbanyak. Punggawa Bulls lainnya Luol Deng ikut, menjadi salah satu pengumpul poin terbanyak tim berlogo Banteng Merah tersebut dengan mengumpulkan 20 poin. Keith Bogans menambah dengan torehan 17 poin. Dari kubu Wizards, Jordan Crawford tampil cukup apik. Pemain debutan tim tamu ini mencetak 27 poin dalam laga ini. Sementara itu, JaVale McGee turut membantu dengan menyumbang 11 poin dan 12 rebounds.

James dan Wade Bawa Heat Kalahkan Nuggets

LeBron James
LeBron James
Dua pemain bintang Miami Heat, Lebron James dan Dwyane Wade, bermain cemerlang untuk mengantar kemenangan timnya atas Denver Nuggets 103-98 dalam lanjutan kompetisi bola basket NBA, Minggu WIB.Tapi suasana kemenangan tersebut "dinodai" oleh cedera kaki kanan point guard Mario Chalmers pada detik-detik terakhir kuarter pertama, sehingga terpaksa ditandu keluar lapangan.
Chalmers yang sedang mengawal pemain Denver, Ty Lawson, terjauh saat berusaha menjaga keseimbangan dan kaki kanannya berbenturan dengan kaki Lawson yang melakukan lemparan sambil meloncat.
Miami akan kehilangan pemain andalannya tersebut jika tim dokter mengatakan bahwa Chalmers harus mendapatkan perawatan.
Selain James dan Wade, Chalmers belakangan muncul sebagai pemain harapan Miami setelah dalam dua bulan terakhir selalu menjadi pemain inti dan telah tampil sebagai "starter" sebanyak 27 kali secara beruntun.
Heat yang memiliki rekor menang-kalah 48-22, saat ini berada di urutan ketiga klasemen Wilayah Timur dan berjuang untuk lolos ke babak playoff.
"Cedera itu selalu datang pada saat yang tidak tepat. Saya berharap cedera Chalmers tidak terlalu parah," kata LeBron James.
Chris Bosh juga memberikan kontribusi yang tidak sedikit bagi Miami dengan menyumbang 18 angka dan 11 rebound, sementara Mike Bibby yang kemungkinan akan menggantikan posisi Chalmers, mencetak 14 angka.
Angka tertinggi untuk Denver (41-29) diraih oleh JR Smith dengan 27 angka, disusul rekannya asal Italia, Danilo Gallinari yang menyumbang 16 angka.
Denver sempat memperkecil ketinggalan dengan selisih hanya empat angka pada kuarter keempat, tapi Miami langsung menjawab dengan mencetak 10 angka beruntun untuk memastikan kemenangan. 

Bulls Sentuh Angka 50 Kemenangan

(Derrick Rose (tengah) menjadi bintang Chicago Bulls. Foto: Getty Images
(Derrick Rose (tengah) menjadi bintang Chicago Bulls. Foto: Getty Images
CHICAGO - Chicago Bulls berhasil menghancurkan Sacramento Kings 132-92. Kemenangan ini, mengantarkan Derrick Rose dkk meraih angka ke-50 di kompetisi basket NBA. Rose dan Kyle Korver bersinar dalam pertandingan ini. Kedua bintang Bulls ini, sama-sama mengemas 18 poin. Sementara itu, Carlos Boozer yang baru sembuh dari cedera, menambah 16 poin. Dengan kemenangan ini, maka rekor Bulls menjadi 50-19 di NBA msim ini. Pencapaian ini, merupakan yang pertama diraih armada Tom Thibodeau ini. Terakhir, tim berlambang Kepala Banteng ini meraih 50 kemenangan pada musim 1997-98. Dominasi Bulls di United Center, Selasa (22/3/2011), sudah terjadi sejak kuarter pertama. Meski Marcus Thornton berhasil mengemas sembilan poin, namun Kings harus mengakui keunggulan Bulls dengan skor 34-28. Keperkasaan Bulls berlanjut pada kuarter kedua. Lewat sepasang lemparan tiga angka Korver, tim tuan rumah semakin menjauh dari kejaran Kings. Hasilnya, Bulls menutup kuarter kedua dengan keunggulan 64-47. Dengan keunggulan jauh ini, Thibodeau bisa mengistirahatkan sejumlah pemain andalannya. Bahkan, Rose hanya bermain selama 28 menit dalam pertandingan, yang merupakan terrendah sepanjang musim ini. Kendati tanpa Rose dan sejumlah pemain inti, permainan gemilang Bulls masih sulit dibendung oleh Kings. Akhirnya, tim yang pernah berjaya di kompetisi NBA pada era 1990an ini menutup pertandingan dengan selisih 40 angka. Thornton memang tampil cukup baik dalam pertandingan ini. Dia menjadi top skorer Kings dengan menghasilkan 25 poin. Sedangkan sang point guard Ben Uldrich, menambah lewat torehan 13 poin.  

Kobe Tampil Sensasional



Kobe Bryant tampil  sensasional ketika memimpin Los Angeles Lakers mengalahkan Phoenix Suns 139-137 pada perpanjangan waktu (OT) ketiga, pada lanjutan kompetisi bola basket NBA, Selasa.     
Bryant mencetak angka 42 poin, membuat 12 rebound dan sembilan   assist ketika Lakers, menyia-nyiakan keunggulan 21 poin pada waktu reguler, akhirnya membukukan kemenangan kelima mereka.
Tim itu menorehkan rekor 13-1 sejak "All Star Break" bulan lalu.
Pemain Suns, Channing Frye, yang mengakhiri permainan dengan sumbangan 32 poin, membuat tiga tembakan bebas ketika waktu tinggal beberapa detik pada tambahan waktu (OT) pertama sehingga laga dilanjutkan dengan waktu ekstra.
Pemain "forward Lakers Pau Gasol memaksa dilangsungkan tambahan waktu ekstra ketiga melalui lemparan bebas.
Phoenix memimpin dengan 21 poin pada kuarter ketiga tetapi akhirnya mampu menekan Lakers, ketika Grant Hill melancarkan lempatan tiga angka pada kuarter keempat sehingga pertandingan dinyatakan "over time" karena kedudukan 112-112. 

Selasa, 15 Maret 2011

tunggu CLS musim depan


(Detiksport/Narayana)
Surabaya - Musim ini CLS harus puas mengakhiri musim sebagai finalis. Musim depan tim yang bermarkas di Kota Surabaya itu bertekad mengincar gelar juara.

Hadir sebagai finalis sebenarnya sudah merupakan sejarah tersendiri bagi CLS. Dilansir dari situs resmi National Basketball League, final NBL musim ini adalah kali pertama bagi klub yang didirikan tahun 1946 itu masuk ke partai puncak kompetisi bola basket profesional Indonesia.

Namun perjalanan anak buah W.Amran untuk musim ini hanya sampai final saja. Menghadapi Satria Muda Britama yang merupakan tim langganan final dan langganan juara, CLS yang meski didukung oleh mayoritas penonton harus meninggalkan lapangan sebagai runner-up dalam laga final yang digelar di DBL Arena, Surabaya, Minggu (13/3/2011) malam WIB.

Sebenarnya banyak peluang yang dimiliki oleh Dimaz Muharri dkk. Namun begitu penyelesaian akhir yang kurang bagus terutama dalam hal free throw menjadi faktor penyebab kekalahan.

“Kita punya masalah di peneyerangan. Namun itu bukan berarti penyerangan gagal total. Tapi ada masalah di free throw. Dihitung-hitung, tadi ada sepuluh poin yang bisa didapat lewat free throw namun gagal dimasukkan,” kata asisten pelatih Risdianto Roeslan kepada detikSport selepas pertandingan.

“Ya bagi kami ini masalah akurasi saja. Semua tim pernah mengalami hal begitu. Ada good day, ada bad day. Ada good nite, ada bad nite,” tambah Risdianto.

Musim depan, Risdianto mengatakan tim bertekad untuk meraih gelar juara. “Kami belum beruntung. Selamat buat SM, mereka tim yang baik. CLS juga luar biasa. Target musim depan kita juara, kita musim ini sudah final,” tandasnya.

Soal evaluasi dari musim ini dan hal-hal yang perlu dibenahi untuk musim depan, Risdianto belum bisa menjawab.  “Evaluasi belum bisa komentar. Butuh 1,2,3 hari untuk evaluasi general. Spesifiknya belum lah,” tutup dia.