
Kebangkitan Orlando terjadi di kuarter keempat dengan mencetak 18 angka secara beruntun dan berhasil mempertahankan keunggulan sampai detik-detik terakhir. Stan Van Gundy pelatih Orlando mengakui bahwa ia sendiri sulit untuk mempercayai kemenangan tersebut.
"Bahkan sampai enam menit babak pertama, kami masih keteteran dan tidak berkutik. Kami tidak tahu bagaimana cara menghentikan mereka. Ini benar-benar kebangkitan yang luar biasa dan menjadi salah satu pertandingan yang akan selalu saya ingat sampai 10 tahun mendatang," kata Van Gundy.
Dalam pertandingan tersebut, Orlando mencetak 48 angka dari lemparan tiga angka dan Jason Richardson tampil sebagai topskor dengan menyumbang 24 angka. Sedangkan duet LeBron James dan Dwyane Wade, masing-masing menyumbang 29 dan 28 angka untuk tuan rumah Miami.
Pelatih Miami Erik Spoelstra mengakui bahwa mereka menemui kesulitan menghentikan gempuran lawan meski sudah berusaha sekuat tenaga. "Kami sudah berusaha keras, tapi keadaan justru berbalik," kata Spoelstra.(IAN/Ant)
"Bahkan sampai enam menit babak pertama, kami masih keteteran dan tidak berkutik. Kami tidak tahu bagaimana cara menghentikan mereka. Ini benar-benar kebangkitan yang luar biasa dan menjadi salah satu pertandingan yang akan selalu saya ingat sampai 10 tahun mendatang," kata Van Gundy.
Dalam pertandingan tersebut, Orlando mencetak 48 angka dari lemparan tiga angka dan Jason Richardson tampil sebagai topskor dengan menyumbang 24 angka. Sedangkan duet LeBron James dan Dwyane Wade, masing-masing menyumbang 29 dan 28 angka untuk tuan rumah Miami.
Pelatih Miami Erik Spoelstra mengakui bahwa mereka menemui kesulitan menghentikan gempuran lawan meski sudah berusaha sekuat tenaga. "Kami sudah berusaha keras, tapi keadaan justru berbalik," kata Spoelstra.(IAN/Ant)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar